PDA

View Full Version : Mati akibat bunuh diri....


DreamLord
29-10-04, 04:24 PM
Bukan nak galakkan atau yang sewaktu dgnnya... tapi teringat masa tahun 2000.. masa dream still tinggal di menara orkid, sentul... ada laa sorang mamat nih bunuh diri sebab frust bercinta... dia terjun dari 17th floor..

Yang dream pelik... keluarga dia still mandikan jenazah dia.. kafankan.. solatkan.. siap ada baca talkin dan buat kenduri arwah lagi.. bukan ke tak boleh sebab dia mati sesat ?..

Camne plak status mereka mereka yang mati masa race haram.. isap dadah or even bom diri atas alasan perjuangkan islam tuh.. sesatkah mereka tu ?

farezwani
30-10-04, 01:14 AM
bukannya ape......diaorang mandikan sebab, ahli keluarga sendiri......dan yg paling penting, nak tutup aib si mati.....wallahua'lam.....Allah jua yg maha mengetahui dan maha mengampunkan dosa dosa

ekzos_pipe
30-10-04, 09:09 AM
sangka baik, maybe tgh frust dok plak tepi beranda pening punya pening, ngangis punya nangis.. tetiba jatuh.. so tak kira bunuh diri... at least la.

mie_5580
30-10-04, 09:41 AM
Pade pemahaman saye..kalu salah betulkan...

Ade sorang sahabat rasullullah yg tercedera dlm peperangan. Cedera parah jugak la. Sehinggakan sahabat nie x dapat menahan sakit. Lalu sahabat nie mengambil benda tajam dan toreh sedekit kat lukanya dan akhirnya ia mati.

Rasullullah x menyembahyangkan jenazah tersebut. Menunjukkan Rasullullah marah terhadap umatnya yg bunuh diri. Tetapi para sahabat yg lain menguruskan jenazah tersebut seperti jenazah2 yg lain. (mandi, kafan, disembahyangkan). Rasullullah tidak menghalang tindakan sahabat2 lain yg menguruskan jenazah tersebut.

Menunjukkan bahawa org Islam yg mati bunuh diri hendaklah diuruskan jenazahnya spt biasa. Satu tanggungjawab utk menguruskan jenazah tersebut. Tindakan Rasulullah x menyembahyangkan jenazah tersebut, nak menunjukkan bahawa rasullullah sangat marah apebila umatnya mati membunuh diri..

wallahualam...

mie_5580
30-10-04, 10:23 AM
ni aku copy paste ...tapi dlm bahasa indon la...
http://www.isnet.org/archive-milis/...mar96/0382.html

Berikut ini adalah :
PENJELASAN SYEIKH DR. YUSUF AL-QORDLOWI
TENTANG SERANGAN BOM-BOM MANUSIA TERHADAP ISRAEL

Bom-bom manusia atas dasar iman lebih kuat dari pertahanan bom atom Israel. Operasi bom yang dilakukan HAMAS adalah jihad dan sukarelawan yang terbunuh adalah 'syuhada'.


Syeikh DR. Yusuf Alqordlowi, seorang ulama besar menegaskan bahwa serangan bom yang dilakukan oleh HAMAS di Palestina dalam rangka melawan penjajah Israel termasuk JIHAD, bukan terorisme. Dan sukarelawan yang terbunuh termasuk SYUHADA, bukan bunuh diri. Beliau juga menegaskan bahwa orang-orang yahudi merampas negeri Palestina, membunuh penduduknya dan mengusir mereka yang tersisa. Dengan demikian maka wajib memerangi mereka dalam rangka mempertahankan tanah air dan kehormatan.
Beliau juga menjelaskan, anggapan bahwa serangan HAMAS ADALAH TERORISME MERUPAKAN PENYESATAN DAN PENGKABURAN TERHADAP PEMAHAMAN SYARI'AT DAN PENJEGALAN TERHADAP KESEMPATAN JIHAD. Dan sesungguhnya penduduk setiap negeri Islam yang terjajah berhak untuk mempertahankan tanah airnya dan berjuang untuk merebut kembali tanah yang terampas. Barang siapa terbunuh karenanya ia mati syahid. Beliau juga mengingatkan agar umat Islam jangan tertipu oleh provokasi media Yahudi yang berusaha men-Yahudikan pikiran umat Islam dengan cara menghilangkan fakta-fakta dan mengaburkan realita. Beliau menyatakan, sesungguhnya umat Islam memiliki senjata ampuh yang tidak bisa dihadapi oleh orang Yahudi, yaitu bom-bom manusia. Beliau menggambarkan bahwa bom-bom tersebut lebih dahsyat dari pertahanan bom nuklir Israel. Dalam khutbah Jum'at yang beliau sampaikan pada 8 Maret 1996 M di Masjid Jami' Umar bin Khoththob, dinegeri Qatar, dan disiarkan langsung oleh jaringan televisi setempat, beliau mengomentari serangan bom syahid yang dilakukan kelompok HAMAS di kota Alquds dan Tel Aviv pekan lalu. Beliau memulai khutbahnya dengan mengangkat sebuah peribahasa Arab yang berbunyi: "JIKA SEEKOR SAPI TELAH JATUH, MAKA PISAU (YAN MENGENA) SEMAKIN BANNYAK ". Beliau mengatakan, kini sapi yang banyak terkena pisau adalah putra-putra HAMAS yang dicerca dan dipojokkan dunia. Mereka dianggap pelaku kriminal dan teroris yang suka kekerasan. Padahal sebelumnya mereka dijuluki sebagai sukarelawan pejuang "INTIFADHOH" dan pahlawan mati syahid. Beliau bertanya, mengapa kini serangan heroik yang dilakukan putra-putra HAMAS disebut sebagai "SERANGAN BUNUH DIRI". Kemudian beliau memberikan jawaban : Ini semua terjadi disebabkan pikiran bangsa Arab kini telah menjadi Yahudi, Israel kini telah berhasil men-Yahudikan pikiran dan mass media kecuali yang ALLAH rahmati. Mereka telah berhasil men-Yahudikan politik kecuali yang mendapat perlindungan dari Allah SWT dan itu sedikit sekali. Selanjutnya beliau mengangkat pertanyaan yang penting, apa hakikat terorisme ? Apakah semua perilaku teror dicela dan kriminal ? Beliau menjawab : Permasalahannya tergantung siapa yang kita teror. Jika kamu menteror bangsamu, membantai orang sipil, lanjut usia, wanita dan anak-anak yang tidak berdosa maka itulah terorisme yang tidak bisa kita terima dan kekerasan yang kita bantah atas nama Islam. Tetapi jika kamu menteror musuh ALLAH dan musuhmu yang mengeluarkanmu dari negerimu. Mengusir keluargamu, menumpahkan darah bangsamu, melakukan berbagai penindasan dan kedzoliman selam berpuluh-puluh tahun maka itu adalah JIHAD dan BUKANLAH TERORISME. ALLAH SWT berfirman : "Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh ALLAH dan musuhmu ...." Jadi apakah AL Qur'an yang menyokong dan menyanjung TEROR terhadap musuh itu salah ?!. Beliau menjelaskan, ada perbedaan antara jihad dan terorisme. Setiap jihad tidak bisa dikatakan terorisme. Dan menyebut serangan jihad dengan terorisme adalah penjegalan terhadap kewajiban jihad di dunia Islam. Beliau mengatakan"SETIAP NEGERI YANG TERJAJAH, MAKA PENDUDUKNYA BERHAK UNTUK MEMPERTAHANKAN TANAH AIRNYA DAN BERJIHAD UNTUK MEREBUTNYA KEMBALI. DAN TIDAK BENAR JIKA JIHAD SEPERTI ITU DISEBUT TERORISME" Mereka yang mempertahankan negerinya di Bosnia Herzegovina adalah mujahidin, bukan teroris. Mereka yang mempertahankan tanah airnya di Chehnya melawan agresi Rusia adalah mujahidin, bukan teroris. Mereka yang mempertahankan tanah airnya di Kasymir bukanlah teroris. Dan mereka yang mempertahankan kehormatan, harga diri, harta dan tanah airnya di Palestina adalah para mujahid dan bukan teroris. Perjuangan sesorang untuk mempertahankan tanah air, keluarga, kehormatan dan agamanya adalah jihad, bahkan itulah jihad dengan makna sebenarnya. Mengapa dulu kita menyebutnya jihad dan sekarang menyebutnya teorisme ? Mengapa dulu kita menyebut mereka sebagai pahlawan Intifadloh dan yang terbunuh kita sebut syuhada? Mengapa dulu kita ikut bertakbir setelah serangan bom syahid. Dulu tak seorang pun yang mengatakan bahwa serangan sukarelawan itu terorisme dan pembunuhan warga sipil. Dulu mereka (bangsa Arab:'penterjemah) mengatakan :


Warga Yahudi semuanya berstatus sebagai pasukan perang (kombatan) baik laki-laki maupun wanita. Mereka adalah anggota militer Israel yang siap angkat senjata dalam keadaan darurat, dengan demikian mereka bukanlah warga sipil (non-kombatan) dan syari'at membolehkan untuk memerangi mereka.

Apa gerangan yang membuat sikap mereka berubah? Mereka menjawab: "PERDAMAIAN". Saya ingin bertanya kepada mereka: Apakah standar yang paling minimal dari sebuah perdamaian sudah ada yang terealisasi? Sungguh, perdamaian belum terealisasi. Kota Alquds belum kembali kepangkuan umat Islam. Tanpa malu-malu orang Yahudi mengatakan bahwa Alquds adalah ibukota abadi mereka. Mereka masih melakukan perampasan terhadap tanah milik warga Palestina. Kita menyaksikan di layar televisi bagaimana saudara-saudara kita di Palestina dengan gigih mempertahankan tanahnya, mereka berteriak, meraung dan bersumpah serapah terhadap orang Yahudi. Namun buldozer-buldozer Israel melibas tanah tersebut beserta pemiliknya. HAMAS bermaksud mengumumkan perdamaian, dan mereka sudah mengumumkannya. Tetapi Israel tidak memperdulikannya dan membunuh Yahya 'Ayyasy (ahli pembuat bom dari sayap militer HAMAS) dan sebelumnya mereka telah membunuh Fathi Asy-Syiqoqi (pemimpin Jihad Islam). Mereka juga mengancam dan mengintimidasi pihak lain. Karena HAMAS ingin membalas mereka atas nama diri mereka dan yang telah gugur sebagai syuhada. Mengapa dibolehkan bagi Israel untuk membunuh siapa saja dan tidak disebut teroris!!. Sesungguhnya teroris akbar di dunia ini adalah Israel. Mereka yang pertama kali melakukan aktifitas terorisme sebelum mereka memiliki negara. Merekalah yang memulai perang etnis. Dan ketika mereka memiliki pemerintahan mereka tetap sebagai teroris akbar. Apakah Israel ini telah berubah menjadi Tokoh Perdamaian? Tidak! Terorisme masih mengalir dalam darah mereka. Mereka menculik dan membunuh siapa saja yang mereka mau. Mereka kini bagai kekuatan yang tak terkalahkan, berkuasa dengan api dan tangan besi, dan mereka memiliki pertahanan nuklir. Mereka bisa memukul siapa saja, kena dan membunuhnya. Mereka bisa membunuh tanpa mendapat tuntutan Qishos, diyat atau kifarat, tanpa tuntutan apa-apa. Sebab yang mereka bunuh darahnya MUBAH (dibolehkan), membunuh mereka MUT'AH (dipersilahkan) dan untuk membunuh mereka tak ada JUNAH (dosa). Itulah kepongahan Israel....itu semua terjadi dan kita tak boleh menyebutnya terorisme ?!! Ketika terjadi perjanjian damai, kita mengatakan, biarlah ia terjadi dan berlalu dan biarlah politik berbuat semaunya...Tetapi waktu itu kita sangat khawatir terjadi perang saudara antara warga Palestina. Beliau juga menyebutkan adanya sekelompok orang yang menyebut mereka yang mengorbankan diri fii sabilillah sebagai menjerumuskan diri dalam kebinasaan (tahlukah). Kemudian beliau menjelaskan yang dimaksud tahlukah yang sebenarnya adalah seseorang yang sibuk dengan urusan dunianya dan meninggalkan jihad fii sabilillah. Beliau juga bertanya: Apa yang bisa dilakukan Israel terhadap orang yang membawa bahan peledak? Memang mereka memiliki senjata nuklir dan senjata strategis lain yang bisa menghancurkan apa saja. Tetapi mereka akan kewalahan menghadapi orang yang menjual dirinya kepada Allah. Ia tidak takut mati, karena ia masuk dalam pertempuran atas nama ALLAH. Seperti yang pernah diucapkan oleh pendahulu mereka : .... DAN AKU TERBURU-BURU KEPADA-MU WAHAI TUHANKU AGAR ENGKAU MERIDLOIKU ... dan ketika bom itu meledak ia mengatakan: DEMI TUHAN KA'BAH AKU TELAH MENDAPATKAN KEMENAGAN. Beliau mengatakan: "Kalau Israel kini punya senjata nuklir... maka kelompok Harokah Islam memiliki tameng iman dan bom manusia yang sanggup menghadapi mereka".


Dikutip dari Khutbah Jum'at yang disiarkan langsung oleh televisi Qatar pada tanggal 8 Maret 1996 M di Masjid Jami' Umar bin Khoththob, Qatar.